not menstruating after childbirth

Selama sembilan bulan masa kehamilan ada banyak perubahan yang dialami oleh kaum perempuan. Salah satunya adalah siklus menstruasi. Berbeda dari kondisi normal, perempuan tidak mengalami menstruasi selama hamil. Pertanyaannya, apa penyebab belum menstruasi pasca melahirkan? Apakah kondisi ini bisa menyebabkan hamil?

Sebelum masuk ke pembahasan, Anda perlu tahu bahwa waktu terjadinya menstruasi pasca melahirkan bisa berbeda-beda setiap orang. Pasalnya, waktu penyesuaian terhadap perubahan hormon yang diperlukan tubuh tidak sama, kadar hormonnya pun berbeda-beda.

Di sisi lain, baik melahirkan secara normal maupun caesar keduanya juga tidak berhubungan terhadap mulainya siklus haid pasca melahirkan. Adapun rata-rata jarak waktu menstruasi setelah masa nifas sendiri berkisar antara 6-8 minggu.

Nah, agar lebih jelas seputar menstruasi pasca melahirkan, pada artikel kali ini akan kami bahas penyebab dan hal-hal yang perlu diperhatikan. Yuk, simak informasinya di bawah ini.

Baca juga: Inilah 4 Siklus Menstruasi yang Perlu Anda Ketahui

Penyebab Menstruasi Tidak Kunjung Datang

Setelah melahirkan umumnya ibu akan menghasilkan hormon prolaktin yang cukup tinggi. Fungsi hormon prolaktin sendiri yakni untuk menghasilkan ASI. Peningkatan hormon prolaktin tersebut kemudian menekan hormon reproduksi sehingga menunda ovulasi, akibatnya ibu menyusui terkadang mengalami siklus haid yang tidak teratur.

Adapun faktor lain yang juga mempengaruhi menstruasi pasca melahirkan bisa Anda simak di bawah ini:

  • Stress dan tekanan pikiran
  • Kurang waktu istirahat
  • Komplikasi kehamilan
  • Efek penggunaan KB
  • Kondisi kesehatan pasca melahirkan
  • Faktor Tinggi dan berat badan

Siklus Menstruasi Pasca Melahirkan

Ketika sedang hamil, perempuan tidak akan mengalami siklus menstruasi selama sembilan bulan. Kemudian baru mengalami menstruasi kembali pasca melahirkan. Meski begitu, perubahan ini bagi sebagian orang menyebabkan ketidakteraturan haid yang bisa menjadi pertanda beberapa hal.

Mengutip dari Healthline, siklus menstruasi pasca melahirkan dibagi menjadi dua golongan, yakni untuk ibu yang tidak menyusui dan menyusui. Untuk kategori pertama, biasanya akan datang kembali dalam waktu sekitar enam hingga delapan minggu. Sementara untuk ibu yang menyusui mungkin tidak mengalami menstruasi sepanjang masa menyusui.

Terlepas dari itu, dalam beberapa kondisi ada pula ibu yang diketahui sudah mengalami menstruasi beberapa bulan setelah melahirkan, baik ketika tidak memberikan ASI Eksklusif maupun yang masih menyusui.

Selama masa menstruasi pertama pasca melahirkan, biasanya tidak disarankan untuk memakai tampon. Selain karena tubuh masih dalam proses penyembuhan, hal ini juga berakibat memicu trauma pada luka yang masih belum sembuh secara sempurna.

Dalam beberapa kasus perempuan yang baru pertama kali melahirkan terkadang tidak bisa membedakan antara darah nifas atau haid. Keduanya bisa dibedakan dari warna, dimana darah haid lebih pekat, sementara darah nifas berwarna lebih terang.

Perlu diketahui, setelah menstruasi pertama biasanya siklus haid juga akan berbeda dari sebelum hamil. Untuk sementara waktu siklus menstruasi tidak akan beraturan, kemudian baru akan kembali normal setelah beberapa bulan.

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Menstruasi Pasca Melahirkan

Setiap orang perlu masa pemulihan yang berbeda-beda sehingga siklus menstruasi pasca melahirkan tidak akan sama. Meski begitu, ada beberapa kondisi yang patut Anda perhatikan ketika menstruasi kembali datang.

  • Menstruasi yang berkelanjutan (lebih dari 7 hari)
  • Aliran darah sangat deras
  • Disertai dengan rasa sakit
  • Gumpalan darah lebih besar dari kondisi normal
  • Menimbulkan bau menyengat
  • Sesak nafas
  • Rasa nyeri ketika buang air kecil
  • Demam secara tiba-tiba
  • Pusing dan sakit kepala

Penyebab Hamil Setelah Melahirkan

Kehamilan setelah melahirkan bisa saja terjadi meski sebelum mengalami menstruasi pertama. Apalagi jika kondisi rahim sangat subur dan dalam keadaan normal. Berikut ini merupakan beberapa contoh penyebab hamil pasca melahirkan, sebelum menstruasi pertama datang.

Baca juga: Mengenal Proses Fertilisasi dan Syarat Terjadinya

1.KB yang Tidak Berhasil

Banyak pasangan yang sebenarnya menghindari kehamilan dengan jarak berdekatan. Selain karena saran medis, hal ini biasanya juga terkait dengan kondisi psikologis serta finansial di masa yang akan datang.

Berbagai upaya pencegahan pun dilakukan, salah satunya dengan memanfaatkan alat kontrasepsi berupa pil KB. Penggunaan pil KB pasca melahirkan pun tidak bisa sembarangan, hal ini harus dikonsultasikan ke dokter terkait agar tidak menimbulkan komplikasi pada organ reproduksi.

Namun, sayangnya tidak semua pil KB efektif mencegah kehamilan. Dampak negatif pil KB yang bisa mencegah menstruasi terkadang justru bisa menyebabkan kehamilan, karena tubuh tetap menghasilkan sel telur yang siap dibuahi.

2.Pengaruh Obat Kesuburan

Mengkonsumsi obat kesuburan merupakan salah satu cara agar cepat mendapat momongan. Cara kerja obat kesuburan sendiri bisa berbagai macam, mulai dari memberikan nutrisi hingga membuat dinding rahim menjadi lebih reaktif ketika menghasilkan sel telur.

Pengaruh obat kesuburan ini mungkin saja masih tersisa pasca Anda melahirkan, sehingga ketika berhubungan di masa subur sel telur berhasil dibuahi oleh sperma yang memicu terjadinya kehamilan. 

3.Berhubungan Ketika Masa Subur

Mengetahui masa subur adalah salah satu cara untuk menghindari kehamilan. Sebagian pasangan bahkan menandai masa subur mereka di kalender sebagai referensi jika tidak ingin terjadi proses ovulasi. 

Namun, karena rata-rata perempuan yang baru melahirkan terlalu sibuk mengurus bayi, maka tidak banyak yang memperhatikan hal ini. Apalagi setelah sembilan bulan tidak mengalami siklus haid karena hamil.

Alhasil, ketika kembali berhubungan seksual setelah melahirkan bisa jadi sudah masuk masa subur dan menyebabkan kehamilan. 

4.Enggan Menyusui

Entah karena faktor trauma, kepribadian, atau memang keyakinan, tapi ada beberapa ibu yang memang memilih untuk tidak memberikan ASI eksklusif kepada bayi. Alhasil, kondisi tersebut memicu terjadinya ovulasi setelah proses melahirkan, sehingga peluang hamil kembali menjadi semakin terbuka lebar.

Meski begitu, ibu yang memberikan ASI eksklusif juga tetap berpotensi untuk hamil kembali meskipun masih dalam masa menyusui. 

5.Akibat Pola Makan Kaya Nutrisi

Seperti kita ketahui, asupan nutrisi berperan penting dalam menunjang kesehatan reproduksi. Agar asupan gizi janin terpenuhi, Ibu hamil biasanya menjaga pola makan bergizi selama sembilan bulan. Sehingga kebiasaan ini terbawa sampai setelah melahirkan.

Kondisi tersebut memang tidak salah, terutama untuk ibu menyusui yang membutuhkan banyak nutrisi. Namun, dalam waktu bersamaan hal ini juga membantu pemulihan hormon reproduksi menjadi normal kembali. Jadi, tidak heran jika ibu bisa kembali hamil bahkan sebelum menstruasi pertama pasca melahirkan.

Itulah serba-serbi menstruasi pasca melahirkan yang perlu Anda ketahui. Pada beberapa perempuan, hamil setelah melahirkan bisa saja terjadi, bahkan sebelum terjadinya menstruasi pertama. Oleh sebab itu, jika Anda berniat untuk mencegah hal ini agar tidak terjadi, maka sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk menggunakan pil KB yang paling sesuai. Selain itu, Anda juga bisa mengantisipasi dengan cara menghindari berhubungan seksual tanpa alat kontrasepsi.