cara menurunkan berat badan saat hamil

Banyak sekali cara menurunkan berat badan saat hamil, tapi apakah aman untuk dilakukan? Saat hamil, wanita akan mengalami kenaikan berat badan setidaknya 11–16 kg. Namun, untuk wanita yang sebelumnya sudah memiliki berat badan berlebih, disarankan menjaga kenaikan berat badannya dalam rentang 7–11 kg. Hal itu dilakukan demi menjaga agar tidak mengalami obesitas saat hamil. 

Jika ibu hamil mengalami obesitas, maka terdapat beberapa risiko berbahaya seperti diabetes gestasional, tekanan darah tinggi, pre-eklampsia, infeksi, gumpalan darah pada kaki, apnea tidur, hingga persalinan dengan prosedur operasi caesar maupun lahir dalam keadaan meninggal. Oleh sebab itu, bagi ibu hamil yang memiliki berat badan berlebih dianjurkan melakukan diet. 

Sementara ibu hamil dengan berat badan normal tidak dianjurkan sebab jika kekurangan berat badan juga berdampak pada kesehatan diri dan janinnya. Lantas, bagaimana cara menurunkan berat badan saat hamil agar tidak membahayakan ibu hamil dan janinnya? Berikut tipsnya.

Cara Menurunkan Berat Badan Saat Hamil 

Berikut ini 8 cara yang bisa Anda terapkan untuk menurunkan berat badan saat hamil dengan aman.

1. Mengurangi Asupan Kalori

cara menurunkan berat badan saat hamil

Cara pertama untuk menurunkan berat badan saat hamil adalah dengan menurunkan asupan kalori. Penurunan sebanyak 3.500 kalori dapat menurunkan berat badan sebanyak 0,5 kg. Dengan ukuran tersebut, Anda disarankan untuk mengurangi asupan kalori sebanyak 500 kalori. 

Sehingga proses penurunan berat badan Anda dilakukan secara perlahan agar respon tubuh tidak buruk. Selain itu, ibu hamil tidak boleh makan di bawah 1.700 kalori supaya kesehatan ibu dan janin terjaga.  Jadi, ukur terlebih dahulu indeks massa tubuh Anda untuk menentukan berat badan ideal Anda saat hamil.

2. Meningkatkan Frekuensi Makan Sayur dan Buah

Saat Anda melakukan diet, memperbanyak makan sayur dan buah dapat membantu dalam proses tumbuh kembang janin agar tetap sehat. Dengan begitu, ibu hamil dan janin tetap sehat dan kuat meskipun ibu hamil mengurangi asupan lemak dan kalori. Hal yang perlu diperhatikan, sayur dan buah harus diolah dengan benar versi makanan sehat sehingga lemak dan kalori tidak akan bertambah.

3. Menjaga Pola Makan

Cara menurunkan berat badan saat hamil selanjutnya adalah dengan menjaga pola makan. Anda dapat mengurangi porsi makan. Jika Anda mudah lapar, makanlah dalam porsi lebih sedikit tetapi lebih sering. Hal itu lebih dianjurkan daripada makan dalam porsi yang banyak dalam skali makan apalagi makanan berlemak tinggi dan kadar gula yang tinggi pula.

4. Menyiasati Rasa Ngidam

cara menurunkan berat badan saat hamilSudah bukan rahasia jika ibu hamil tiba-tiba menginginkan makan sesuatu saat itu juga. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa rasa ngidam ada karena ada kebutuhan nutrisi dalam tubuh yang harus dipenuhi. Jadi, ngidam masih bisa disiasati. Misalnya Anda ngidam es krim, maka Anda bisa menyiasatinya dengan makan buah yang manis seperti melon yang juga kaya serat. Sehingga membuat Anda merasa kenyang juga.

5. Mengolah Makanan dengan Cara Sehat

Pada tips ini, Anda bisa mengambil contoh dari mentega. Anda bisa mengganti mentega yang mengandung lemak tak sehat menjadi minyak yang lebih sehat untuk mengolah makanan. Salah satu contoh minyak sehat adalah minyak zaitun. Hindari pula mengolah makanan yang siap saji karena kandungan di dalamnya bisa jadi terdapat lemak tak sehat.

6. Berolahraga 

Olahraga yang dianjurkan saat hamil adalah olahraga ringan seperti jalan santai, berenang, prenatal yoga, jogging, dan berkebun. Idealnya, ibu hamil disarankan berolahraga selama 30 menit. Jika tidak mampu, bisa dilakukan perlahan selama beberapa menit.

7. Lebih Sering Mengonsumsi Air Putih

cara menurunkan berat badan saat hamil

Ibu hamil yang sedang diet disarankan mengonsumsi air putih sebanyak 10 gelas setiap hari. Dengan mengonsumsi air putih, ibu hamil akan merasa kenyang terutama saat jeda waktu makan.

8. Mengontrol Berat Badan Secara Rutin

Ibu hamil umumnya mengalami kenaikan drastis saat trimester kedua dan ketiga. Oleh sebab itu, sebagai ibu hamil harus rutin mengontrol berat badan sehingga ia mengetahui berat badan idealnya sesuai indeks massa tubuh dan menyesuaikannya. Jika sudah obesitas sebelumnya, disarankan melakukan upaya menurunkan berat badan sejak trimester pertama.

Demikianlah cara menurunkan berat badan saat hamil. Sebelum melakukan diet, lebih baik berkonsultasi ke dokter sehingga mendapat saran yang tepat sesuai kebutuhan Anda.