Ciri-ciri Kandungan Lemah dan Cara Mengatasinya yang Perlu Anda Tahu

Salah satu masalah reproduksi yang kerap dialami oleh wanita adalah kandungan lemah. Kondisi ini terjadi saat leher rahim yang terhubung ke bagian vagina mengalami pembesaran lalu mengelupas sebelum 40 minggu. Leher rahim atau serviks yang membuka sebelum waktunya ini merupakan salah satu dari ciri-ciri kandungan lemah.

Leher rahim yang mengelupas membuat kehamilan tidak dapat bertahan. Bayi bisa saja lahir secara prematur atau bahkan gugur sebelum dilahirkan. Hal ini dapat terjadi di setiap fase kehamilan, namun umumnya keguguran akibat kandungan lemah terjadi di trimester kedua kehamilan.

Lantas apa saja ciri-ciri kandungan lemah yang perlu diwaspadai wanita? Berikut ulasannya.

1. Tekanan pada Bagian Panggul

Ciri-ciri kandungan lemah yang pertama adalah adanya sensasi tertekan pada bagian panggul. Wanita yang mengalami ini akan merasa kesakitan saat duduk lama, bahkan membutuhkan bantuan jika duduk lebih dari 30 menit.

Baca Juga: Apa Itu Salpingitis? Berikut Pengertian Lengkapnnya

2. Sakit Punggung

Wanita dengan kandungan lemah juga kerap merasakan sakit punggung. Umumnya, rasa sakit ini muncul secara tiba-tiba tanpa ada gejala sebelumnya. Jika Anda mengalami ini, maka Anda membutuhkan tempat duduk dengan sandaran untuk mencegah punggung terasa lebih sakit.

3. Kram Perut

Ciri-ciri kandungan lemah berikutnya adalah sakit atau kram pada bagian perut. Sensasi kram ini terasa seperti saat menstruasi. Tentunya kondisi ini perlu diwaspadai agar rasa kram tidak semakin menjadi.

Baca Juga: Penting! 6 Gejala Menopause Berikut Harus Anda Kenali Sejak Dini

4. Keputihan Berbau

Wanita dengan kandungan lemah juga merasakan keputihan dengan bau yang menyengat, Keputihan memang normal terjadi pada wanita, namun jika keputihan memiliki warna dan aroma yang tidak lazim, maka bisa diwaspadai sebagai salah satu ciri-ciri kandungan lemah.

5. Perdarahan Ringan 

Tanda rahim lemah selanjutnya adalah adanya perdarahan yang bersifat ringan dari organ intim. Umumnya hal ini terjadi karena janin tidak tumbuh di dalam rahim, melainkan di luar rahim. Kondisi ini menjadi berat jika disertai dengan kram perut.

Setelah mengetahui ciri-ciri kandungan lemah diatas, tentunya Anda tidak ingin mengalaminya bukan? Ya, kandungan lemah pada wanita dapat dicegah dengan melakukan pemeriksaan rutin ke dokter untuk melihat kondisi kehamilan. Dokter akan memeriksa dengan teliti setiap bulan untuk melihat apakah rahim masih baik, air ketuban cukup, dan calon bayi dalam keadaan normal. Selain itu, konsumsi makanan yang bernutrisi serta mencegah paparan rokok selama kehamilan sangat penting guna menjaga kesehatan kehamilan.