benefits of ejaculation for men's health

Pernahkah Anda mendengar manfaat ejakulasi untuk pria? Jika belum pernah, mungkin Anda merupakan sebagian kelompok yang masih percaya terkait anggapan bahwa ejakulasi atau orgasme pada pria hanya sekadar untuk kenikmatan seksual semata.

Ada banyak mitos terkait ejakulasi yang kerap ditemui. Misalnya, seperti ejakulasi setiap hari bisa meningkatkan kebutaan, rambut rontok, serta gangguan kesehatan lainnya. Padahal, kondisi tersebut belum terbukti secara ilmiah kebenarannya.

Ejakulasi sendiri merupakan istilah yang terjadi ketika seorang pria mencapai klimaks ketika berhubungan badan atau masturbasi. Hal ini bisa ditandai dengan adanya cairan air mani berisi sel sperma yang keluar dari alat vital.

Faktanya, ejakulasi sendiri tidak hanya sebatas untuk kenikmatan seksual. Akan tetapi, ada manfaat lain yang bisa bermanfaat untuk kesehatan. Berikut penjelasan selengkapnya terkait manfaat ejakulasi yang perlu Anda ketahui.

Manfaat Ejakulasi untuk Kesehatan Pria

Dopamin dan oksitosin merupakan dua hormon yang dihasilkan ketika Anda mengalami ejakulasi. Oksitosin mampu merangsang emosi positif yang bisa mengurangi kadar stress di pikiran seseorang.

Sementara itu, dopamin memiliki efek positif yang bisa menimbulkan rasa nyaman dan bahagia. Bahkan mampu menjadi sumber motivasi agar lebih produktif. Inilah manfaat ejakulasi lainnya yang baik untuk kesehatan reproduksi pria.

Baca juga: Manfaat Buah Alpukat untuk Kesuburan Pria yang Jarang Diketahui

1.Menurunkan Resiko Terkena Kanker Prostat

Kanker prostat merupakan merupakan masalah utama yang bisa mengganggu kesehatan reproduksi pria di seluruh dunia. Menurut laporan dari American Cancer Society, di Amerika Serikat sendiri setidaknya terdapat 161 ribu kasus baru selama tahun 2017. Dengan prediksi resiko penderita yang meninggal dunia hingga 1:7.

Di sisi lain, banyak riset yang mengungkapkan bahwa ejakulasi bisa mencegah terjadinya kanker prostat. Menurut data, pria berusia 20-29 tahun yang melakukan ejakulasi sebanyak 21 kali setiap bulan akan menurunkan resiko terkena kanker prostat hingga 19 persen.

Sedangkan bagi pria berusia 40-49 tahun yang melakukan hal yang sama, kemungkinan terkena kanker prostat akan menurun hingga 22 persen. Jadi, bisa dibilang kalau manfaat ejakulasi tidak hanya baik untuk pria usia produktif saja, tapi juga untuk kesehatan pria dewasa.

2.Meningkatkan Kualitas Tidur

Kualitas tidur merupakan salah satu sumber masalah yang bisa menyebabkan gangguan pada tubuh. Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), setidaknya 1:3 penduduk di Amerika Serikat mengalami gangguan tidur. Hasilnya, kesehatan masyarakat pun menurun secara drastis.

Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Neuroscience and Biobehavioral Reviews menyebutkan bahwa ejakulasi memiliki kaitan erat dengan penurunan aktivitas pada korteks prefrontal otak. Sebuah bagian yang berfungsi dalam mengatur kesadaran, tingkat kewaspadaan, serta aktivitas mental.

Kondisi tersebut bisa terjadi berkat adanya pelepasan hormon serotonin dan dopamin, yang tidak lain berperan dalam memberikan rasa nyaman serta efek penginduksi tidur.

3.Membuat Tahan Lama di Ranjang

Setiap pria dewasa pasti ingin memuaskan pasangannya, salah satu caranya yakni dengan meningkatkan stamina agar mampu berhubungan seksual dengan durasi lebih lama. Nah, salah satu manfaat ejakulasi yang jarang diketahui adalah mampu meningkatkan stamina pada pria, sehingga berdampak positif untuk menghasilkan hubungan rumah tangga yang lebih bahagia.

4.Meningkatkan Rasa Percaya Diri

Rasa percaya diri pada pria ibarat pisau bermata dua. Pada satu kondisi bisa menghasilkan efek positif, namun di sisi lain juga bisa menyebabkan masalah yang berdampak pada emosi dan aktivitas sehari-hari.

Ejakulasi atau orgasme diyakini mampu memberikan dampak positif pada tingkat kepercayaan diri pria. Hal ini juga bisa menghindarkan dari adanya pertikaian akibat masalah hubungan intim dengan pasangan.

5.Menghindari Penumpukan Endapan Sperma

Sebagai informasi, setidaknya tubuh memproduksi 1,500 sel sperma setiap detiknya. Sehingga jika dikalkulasikan dalam waktu satu hari atau 24 jam, maka jumlahnya bisa mencapai jutaan sel.

Jika tidak dikeluarkan dengan cara berhubungan badan atau mansturbasi, sel sperma biasanya akan kembali diserap oleh tubuh atau dibuang melalui mimpi basah. Kondisi ini terjadi untuk mengurangi penumpukan endapan sperma dimana salah satunya bisa memicu infeksi.

6.Menjaga Sistem Imunitas

Banyak ahli kesehatan yang membuktikan bahwa sistem imunitas berhubungan langsung dengan tingkat kebahagiaan seseorang. Secara medis, efek positif yang bisa memicu rasa bahagia dan nyaman sendiri dihasilkan oleh hormon dopamin dan oksitosin.

Menariknya, baik hormon dopamin maupun oksitosin, keduanya bisa diaktifkan ketika Anda mendapatkan orgasme atau ejakulasi. 

7.Mengurangi Stress

Stress yang tidak terkendali tentu tidak baik untuk kondisi kesehatan tubuh. Untuk meredakannya Anda bisa bersantai, liburan, atau bahkan ejakulasi dengan cara masturbasi ataupun berhubungan intim dengan pasangan.

Ejakulasi terbukti mampu melepaskan oksitosin dan dopamin yang bisa membuat pria merasa lebih baik. Tidak hanya secara fisik, tapi juga emosional. Oleh sebab itu, tidak heran jika aktivitas tersebut sering direkomendasikan guna mengurangi beban pikiran serta stress yang berkepanjangan.

8.Mencegah Resiko Penyakit Jantung dan Stroke

Orgasme dengan berhubungan intim tidak hanya menyenangkan, namun juga baik untuk kesehatan jantung. Berdasarkan artikel Everyday Health, memaparkan bahwa pria yang melakukan hubungan seksual minimal dua minggu sekali memiliki risiko penyakit jantung lebih rendah dibandingkan mereka yang hanya melakukan seks sekali sebulan.

Meski bisa meningkatkan kesehatan jantung dan mencegah stroke, bukan berarti Anda harus terus-menerus melakukannya. Perhatikan juga hal-hal lain seperti pola makan, intensitas olahraga, serta gaya hidup.

Selain itu, Anda juga tidak bisa sembarangan gonta-ganti pasangan untuk mendapatkan ejakulasi. Pasalnya, hal ini justru akan meningkatkan risiko penularan penyakit kelamin yang berbahaya bagi kesehatan.

9.Membantu Memperbaiki Mood

Aktivitas seksual yang dilakukan secara rutin hingga mencapai ejakulasi merupakan salah satu bentuk kepedulian serta kasih sayang secara emosional. Perhatian dan rasa saling menyayangi tersebut sangat bagus untuk menjaga mood lebih stabil. 

Dengan kondisi mood yang baik, maka stress pun bisa dihindari. Aktivitas menjadi lebih lancar, serta pekerjaan bakal terasa lebih mudah untuk dijalani.

10.Kualitas Sperma

Manfaat ejakulasi berikutnya adalah mampu meningkatkan kualitas sperma. Aktivitas seksual secara rutin yang dibarengi dengan ejakulasi akan membuat produksi sperma terus terjadi. Sehingga meminimalisir sperma yang telah lama mengendap di dalam buah zakar.

Baca juga: Cara Meningkatkan Kualitas Sperma Agar Cepat Hamil

Seberapa Sering Pria Harus Ejakulasi?

Sebagian besar masyarakat mungkin masih beranggapan bahwa tujuan utama dari ejakulasi adalah untuk kepuasan seksual. Padahal kenyataannya tidak demikian, dari segi medis ejakulasi atau orgasme pada pria bisa memberikan manfaat positif dari berbagai hal. Lantas, seberapa sering ejakulasi yang dibutuhkan seorang pria demi manfaat kesehatan?

Jika kita berpatokan pada data European Urology yang dipublikasikan dalam jurnal berjudul Ejaculation Frequency and Risk of Prostate Cancer, maka akan diperoleh angka sebanyak 21 kali ejakulasi setiap bulannya. Pengamatan tersebut dilakukan terhadap 31,925 pria, dengan kesimpulan penurunan resiko terkena kanker prostat.

Tentu saja penelitian tersebut masih perlu diverifikasi sebelum bisa sepenuhnya diyakini. Terlepas dari itu, dalam agama Islam sendiri menyebutkan adanya kebiasaan sunnah rasul yang melibatkan aktivitas seksual setiap malam jumat. Itu artinya seorang muslim dianjurkan ejakulasi setidaknya satu minggu sekali.

Dengan banyaknya manfaat ejakulasi yang bisa didapatkan, bukan berarti Anda harus terus menerus melakukannya. Jika Anda sudah memiliki pasangan, sebaiknya mempertimbangkan juga terkait perasaannya. Selain itu, Anda juga harus memperhatikan faktor kenyamanan, jangan sampai informasi di atas justru menjadi beban pikiran. Semoga bermanfaat.