manfaat vitamin c untuk ibu hamil

Manfaat vitamin C untuk ibu hamil salah satunya untuk menambah nutrisi ibu hamil. Ibu hamil membutuhkan lebih banyak asupan nutrisi, karena di dalam rahimnya terdapat makhluk kecil yang juga membutuhkan banyak nutrisi untuk membantu pertumbuhannya. Termasuk asupan nutrisi vitamin yang  memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Salah satunya vitamin C yang dipercaya bermanfaat tidak hanya untuk ibu, namun juga untuk bayi dalam kandungan.

Manfaat vitamin C untuk kesehatan ibu hamil sangat banyak, bahkan bermanfaat pula untuk bayi yang ada dalam kandungan, namun dalam ada batasan atau dosis untuk mengonsumsinya. Simak penjelasannya berikut ini.

Bahaya Kekurangan Vitamin C

Vitamin C merupakan salah satu vitamin yang penting untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Hal ini karena kekurangan vitamin C akan berdampak bagi kesehatan ibu dan janinnya. Salah satunya adalah bisa menyebabkan komplikasi kesehatan yang serius di otak janin.

Hal ini berdampak pula pada perkembangan hipokampus bayi yang lambat sehingga mencegah otak dari perkembangan yang optimal. Vitamin C berperan penting dalam perkembangan otak janin dalam kandungan. Jika ketika kerusakan otak janin sudah terjadi, tidak mungkin untuk mengembalikannya menjadi normal seperti semula sekalipun diberikan vitamin C pada saat bayi telah lahir.

Manfaat Vitamin C untuk Ibu Hamil

Kekurangan vitamin C sangat membahayakan bagi ibu hamil. Hal ini bisa berdampak pada ibu hamil maupun janin yang dikandungnya. Pentingnya mengonsumsi vitamin C juga karena vitamin C memiliki manfaat yang banyak untuk kesehatan ibu hamil. Berikut ini beberapa di antaranya:

1. Mendukung Pertumbuhan Bayi

manfaat vitamin c untuk ibu hamil

Manfaat vitamin C tidak hanya dirasakan oleh ibu hamil, tapi juga untuk bayi dalam kandungan. Menurut beberapa studi, menyatakan bahwa memperbanyak konsumsi buah dan sayur yang mengandung vitamin C selama hamil dapat meningkatkan tumbuh kembang bayi dan menjaga kondisinya agar tetap sehat.

2. Mengurangi Risiko Preeklampsia

Beberapa ibu hamil memiliki risiko mengalami penyakit preeklampsia. Gejalanya ditandai dengan meningkatnya tekanan darah dan kadar protein di dalam urine serta pembengkakan di kaki atau bagian tubuh lainnya. Untuk mencegah penyakit ini, ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi makanan bergizi yang kaya akan antioksidan, termasuk vitamin C dan vitamin E.

3. Menurunkan Risiko Diabetes Gestasional

manfaat vitamin c untuk ibu hamil

Penyakit diabetes gestasional ditandai dengan kadar gula darah yang meningkat. Bahayanya hal ini bisa menyebabkan komplikasi kehamilan, seperti kelahiran prematur, bayi lahir dengan berat badan berlebih, hingga preeklampsia. Mengonsumsi vitamin C dapat menurunkan risiko diabetes gestasional.

4. Membantu Penyerapan Zat Besi

Zat besi bermanfaat untuk membantu pembentukan sel darah merah dan mencegah anemia. Mengonsumsi vitamin C dapat membantu penyerapan zat besi dalam tubuh, sehingga ibu hamil dapat terpenuhi asupan zat besinya.

5. Meningkatkan Daya Tubuh Ibu

manfaat vitamin c untuk ibu hamil

Vitamin C bermanfaat untuk meningkatkan sistem daya tahan tubuh dan pembentukan antibodi dalam tubuh. Dengan ini, vitamin C juga dapat menurunkan risiko infeksi bakteri dan virus. Oleh karena itulah, vitamin C penting untuk dikonsumsi oleh ibu hamil yang umumnya sering terjadi penurunan daya tahan tubuh saat hamil.

Sumber Vitamin C

Vitamin C dapat diperoleh dari buah-buahan, misalnya seperti jeruk, lemon, jeruk keprok, apel, aprikot, kesemek, persik, buah pir, anggur dan lain-lain. Selain dari buah-buahan, vitamin C juga dapat diperoleh dari sayuran, seperti tomat, bit, kentang segar, kubis, dan peterseli.

Dosis Vitamin C untuk Ibu Hamil

Menurut Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, dosis vitamin C yang aman untuk ibu hamil atau sesuai dengan anjuran Angka Kecukupan Gizi (AKG) adalah 85 mg setiap harinya. Hal tersebut bisa diperoleh dari buah-buahan dan sayuran.

Demikianlah informasi mengenai manfaat vitamin C untuk ibu hamil. Meskipun vitamin C penting untuk ibu hamil, namun tetap konsumsi sesuai dengan anjuran atau dosis yang telah ditentukan. Konsumsi buah atau sayuran yang mengandung vitamin C dalam jumlah yang normal.