olahraga ibu hamil

Bagi ibu hamil, penting untuk mengetahui apa saja olahraga ibu hamil yang aman untuk dilakukan. Sebab, meski dianjurkan untuk lebih hati-hati dalam menjaga kesehatan diri sendiri dan juga janin dalam kandungan, bukan berarti seorang ibu hamil tidak bisa melakukan olahraga sama sekali. Justru olahraga sangat disarankan untuk ibu hamil agar bisa menjaga kebugaran tubuh serta janin tetap sehat di dalam kandungan. 

Tidak hanya itu, olahraga juga bisa membantu memperlancar proses persalinan nantinya. Olahraga yang dilakukan ibu hamil biasanya yang tidak terlalu berat atau menguras tenaga terlalu banyak. Pemilihan jenis olahraga yang salah justru akan membahayakan ibu dan janin. Lalu, apa saja olahraga ibu hamil yang aman untuk dilakukan? 

5 Olahraga Ibu Hamil yang Aman 

Inilah beberapa jenis olahraga yang tetap aman dilakukan oleh ibu hamil: 

1. Jalan Kaki atau Jogging

jogging adalah olahraga ibu hamil yang aman
Ibu hamil bisa melakukan jogging untuk menjaga kesehatan

Olahraga yang pertama adalah jalan kaki atau jogging santai. Ini merupakan jenis olahraga yang aman dan bebas biaya. Jika melakukan olahraga ini secara rutin, maka kerja jantung si ibu akan lebih optimal, peredaran darah jadi lancar, serta tubuh menjadi bugar. Olahraga ini aman dilakukan mulai trimester pertama sampai trimester terakhir. 

Minimal lakukan jalan kaki selama 30 menit setiap hari, jarak tidak perlu jauh, cara jalan juga harus santai tidak perlu memaksa. Bisa dilakukan di sekitar komplek perumahan atau di taman kota. Pilihlah spot yang aman dan juga nyaman. 

Pastikan saat melakukan jalan kaki atau jogging tidak memaksakan diri, menghindari jalan menanjak atau menurun yang terjal, tidak melakukan olahraga ini di siang hari. Tidak melakukan olahraga ini di saat matahari sedang terik. Selain itu, pastikan juga untuk membawa air minum.

2. Berenang

Olahraga yang kedua adalah berenang. Ini merupakan salah satu olahraga yang aman juga untuk dilakukan para ibu hamil baik di trimester pertama hingga trimester ketiga. Ini cocok bagi ibu hamil yang tidak terlalu suka berkeringat. Olahraga ini juga tidak terlalu membuat ibu hamil merasa lelah atau capek. 

Jika dilakukan secara rutin sejak trimester pertama hingga terakhir maka nantinya bisa membantu sekali mengatasi rasa mual, nyeri panggul, serta mengatasi bengkak pada pergelangan kaki. Tak hanya itu saja, jantung dan paru-paru ibu hamil juga bisa lebih terjaga kesehatannya. 

Gaya berenang yang disarankan adalah gaya dada dan gaya punggung. Tidak perlu melakukan gaya berenang yang memerlukan gerakan memutar karena bisa membahayakan janin. Selalu berhati-hati saat berada di area kolam renang serta pastikan untuk tidak terlalu memaksakan diri untuk melompat-lompat saat berada dalam kolam.

3. Senam Hamil

olahraga ibu hamil berupa senam hamil
Melakukan senam hamil yang baik untuk persalinan

Senam menjadi favorit para ibu hamil. Dari namanya saja sudah pasti aktivitas ini aman karena memang diperuntukkan bagi para ibu hamil. Bisa dilakukan pada setiap usia kehamilan. Senam ini memiliki resiko cedera yang kecil dan bisa membantu ibu hamil mempersiapkan tubuh untuk persalinan nantinya.

4. Yoga

Lalu, ada yoga yang masih termasuk senam. Biasaya yoga ini sendiri ada yang dikhususkan untuk ibu hamil yang ingin melatih pernapasan, kelenturan tubuh, serta menyiapkan pinggul untuk proses persalinan nantinya.

Yoga juga baik untuk ibu hamil yang ingin meningkatkan keseimbangan tubuh dan mengurangi rasa sakit pada bagian pinggang. Setelah melakukan yoga tubuh akan menjadi tenang atau rileks, sehingga mudah untuk istirahat.  

5. Latihan Jongkok dan Memiringkan Panggul

olahraga ibu hamil
Mempersiapkan tubuh untuk persalinan dengan jongkok

Jongkok dan memiringkan panggul bisa membantu ibu hamil untuk mempersiapkan tubuhnya untuk proses persalinan. Aktivitas ini biasanya diperuntukkan bagi ibu hamil yang sudah masuk pada trimester ketiga. 

Nah, itu dia beberapa olahraga ibu hamil yang aman dan bisa dilakukan secara rutin. Meski aman, tetap dianjurkan untuk mengkonsultasikan dulu kepada dokter kandungan Anda sebelum memutuskan untuk berolahraga rutin selama hamil ya. Tujuannya agar dokter bisa memberikan pilihan jenis olahraga sesuai kondisi tubuh Anda. Dengan begitu, kesehatan tubuh ibu dan janin bisa dijaga dengan lebih optimal.