olahraga untuk PCOS

Wanita yang mengalami sindrom polikistik ovarium sebaiknya rutin melakukan olahraga untuk PCOS. PCOS atau sindrom polikistik pada ovarium mengakibatkan seorang wanita menjadi tidak subur atau mengalami infertilitas yang membuatnya menjadi sulit untuk bisa hamil. Tentu saja kondisi seperti ini tidak diinginkan oleh wanita dimanapun. PCOS atau Polycystic Ovary Syndrome sering menyerang pada wanita usia subur dan menyebabkan mereka lebih sulit mendapatkan keturunan.

PCOS yang dalam bahasa medis di Indonesia disebut dengan sindrom polikistik ovarium mengganggu kesuburan karena menyebabkan sel telur tidak matang sempurna sehingga sulit mengalami ovulasi. Tanda yang paling mudah dikenali dari PCOS adalah siklus haid yang tidak teratur bahkan bisa berbulan-bulan tidak mengalami menstruasi. Meskipun memang ada juga penderita PCOS yang tetap mengalami haid secara teratur. 

Jenis Olahraga untuk PCOS

Dokter akan melakukan beberapa tindakan medis seperti pemberian obat-obatan untuk membantu ovulasi dan mengontrol siklus haid. Tindakan medis pada wanita PCOS bisa saja berbeda antara satu dengan lainnya tergantung dari kondisi yang dialami pasien. Nah, selain pengobatan medis oleh dokter, kesuburan pada wanita PCOS bisa ditingkatkan melalui olahraga. Inilah beberapa jenis olahraga yang bagus dilakukan oleh wanita penderita PCOS.

1. Jalan Kaki

olahraga untuk PCOS

Olahraga untuk penderita PCOS yang pertama sebenarnya cukup mudah dan umum dilakukan banyak orang yaitu jalan kaki. Mulailah dengan level yang ringan lebih dulu misalnya selama 5 menit dengan kecepatan rendah lalu lanjutkan level sedang selama 5 menit berikutnya hingga ke level lebih tinggi lagi. Agar tidak mudah bosan saat melakukan jalan kaki atau jogging Anda bisa menghibur diri dengan mendengarkan musik melalui earphone. Ajak juga pasangan untuk olahraga jalan kaki agar lebih bersemangat.

2. Yoga

Yoga membantu Anda merasa lebih tenang dan rileks sehingga terhindar dari rasa stres. Manfaat lainnya dari yoga yaitu aliran darah termasuk pada daerah panggul menjadi lebih lancar serta mengembalikan kenormalan hormon. Nah, perasaan yang bebas stres, lancarnya sirkulasi darah dan hormon yang normal membantu meningkatkan kesuburan pada wanita yang mengalami PCOS sehingga peluang hamil lebih besar.

3. Renang

olahraga untuk PCOS

Wanita dengan PCOS bisa juga melakukan olahraga renang untuk memaksimalkan perawatan dan meningkatkan kesuburan. Renang juga bermanfaat untuk mengurangi stres dan membuat hati lebih gembira. Melalui olahraga renang semua otot tubuh bekerja termasuk pada sendi dan otot. Agar hasilnya maksimal melakukan renang dengan menggunakan jarak tertentu.

4. Senam Zumba

Senam zumba pernah menjadi olahraga yang sangat digemari dan trending di kalangan wanita muda karena dianggap sangat efektif untuk menurunkan berat badan. Ternyata manfaat zumba bukan hanya itu saja melainkan juga bagus untuk wanita yang mengalami PCOS.

Salah satu gejala pada PCOS adalah kenaikan berat badan yang sangat signifikan bahkan tidak jarang memicu obesitas. Dengan rutin melakukan senam zumba maka berat badan yang berlebihan bisa dikurangi dan menjadi ideal kembali. Penurunan berat badan akan membantu meningkatkan peluang untuk mendapatkan kehamilan.

5. Pilihan Olahraga Lainnya

olahraga untuk PCOS

Apakah ada pilihan olahraga selain yang disebutkan di atas yang berguna untuk wanita penderita PCOS? Tentu saja ada. Beberapa jenis olahraga lain yang cukup bagus untuk wanita PCOS misalnya bersepeda, basket serta olahraga yang membentuk kekuatan otot (push up, squat dan sebagainya).

Meskipun memiliki dampak yang cukup baik dan membantu pengobatan oleh dokter tapi olahraga untuk PCOS sebaiknya tidak dilakukan berlebihan. Konsultasikan dulu dengan dokter tentang jenis dan durasi olahraga yang baik bagi kondisi Anda. Dengan begitu, olahraga yang Anda lakukan bisa berjalan lancar dan sesuai dengan kondisi PCOS yang Anda derita.