bayi kembar

Memiliki anak kembar memang repot, tapi sepertinya menyenangkan ya? Banyak pasangan suami istri yang ingin memiliki anak kembar karena dianggap lucu dan menggemaskan. Perlu Anda ketahui bahwa anak kembar terdiri dari dua jenis, yaitu kembar identik dan kembar tidak identik. Kembar identik terjadi ketika terdapat dua atau lebih bayi dalam satu kantong atau dua kantung dengan plasenta yang sama. Sedangkan kembar tidak identik terjadi ketika sel telur dibuahi oleh dua atau lebih sperma yang berbeda.

Lantas bagaimana caranya agar memperoleh anak kembar? Faktor apa saja yang mempengaruhi kehamilan kembar? Yuk, simak ulasan berikut ini.

Faktor yang Mempengaruhi Hamil Kembar

Hamil kembar ternyata dipengaruhi oleh beberapa faktor, tidak semua ibu memiliki potensi untuk hamil kembar. Terdapat beberapa hal yang dapat meningkatkan peluang kehamilan kembar. Apa saja?

1. Faktor usia

Faktor pertama yang mempengaruhi kehamilan adalah faktor usia. Calon ibu dengan usia diatas 30 tahun memiliki peluang lebih besar untuk hamil kembar. Hal ini dikarenakan hormon perangsang folikel yang meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Hormon inilah yang membantu perkembangan sel telur dalam ovarium.

Wanita yang memiliki usia lebih tua membutuhkan hormon perangsang folikel yang lebih tinggi dibandingkan dengan wanita dengan usia yang lebih muda. Dengan meningkatnya hormon ini, peluang untuk hamil kembar semakin besar.

2. Berat badan

Berat badan calon ibu juga mempengaruhi peluang hamil kembar. Wanita dengan berat badan berlebih ternyata memiliki kesempatan lebih besar untuk hamil anak kembar. Lemak yang berlebih pada wanita berpengaruh terhadap peningkatan kadar estrogen. Estrogen yang meningkat ini mampu menstimulasi ovarium untuk melepas lebih dari satu sel telur ketika ovulasi terjadi.

3. Gen atau keturunan

Berikutnya, peluang hamil kembar juga meningkat ketika terdapat gen atau riwayat keluarga, baik dari pihak pria maupun wanita. Meskipun demikian, tidak semua pasangan dengan gen kembar pasti bisa hamil kembar.

Baca juga: Bagaimanakah Program Hamil Kembar? Cari Tau Di Sini

4. Tinggi badan

Faktor berikutnya yang mempengaruhi hamil anak kembar adalah tinggi badan ibu. Wanita dengan tinggi badan diatas 165 cm memiliki kesempatan yang lebih besar untuk hamil kembar dibandingkan dengan wanita yang memiliki tinggi lebih rendah. 

Tips dan Program Hamil Anak Kembar

Sayangnya, memiliki anak kembar tidak mudah. Jika tidak memiliki gen atau keturunan kembar, maka pasangan suami istri perlu melakukan program hamil anak kembar. Program hamil anak kembar dilakukan dengan melakukan berbagai cara, mulai dari cara alami hingga cara medis. Nah, bagi Anda yang ingin mencoba program hamil kembar, Anda bisa lakukan beberapa tips berikut ini agar memperoleh keturunan kembar.

1. Mengonsumsi susu dan turunannya

Program hamil anak kembar yang pertama dilakukan dengan banyak mengonsumsi produk susu dan turunannya. Wanita yang mengonsumsi produk susu saat program hamil, memiliki potensi hamil kembar 5 kali lipat dibandingkan dengan yang tidak. Adanya hormon pertumbuhan pada produk susu yang mempengaruhi potensi hamil anak kembar.

Jadi bagi Anda yang ingin hamil anak kembar, Anda bisa rutin minum susu, baik susu sapi murni maupun produk susu lain seperti keju atau yoghurt. Jika Anda rutin melakukannya, maka potensi hamil kembar akan meningkat.

Baca juga: Program Bayi Kembar, Berikut Cara Medis Hingga Alaminya!

2. Hamil saat masih menyusui

Menyusui bayi secara eksklusif dapat mencegah kehamilan. Namun bukan berarti ibu yang sedang menyusui tidak dapat hamil. Justru ibu menyusui memiliki peluang hamil anak kembar yang lebih besar. Sebuah studi mengungkapkan bahwa ibu menyusui memiliki kesempatan hamil kembar hingga 11,4%. Peluang ini lebih besar dibandingkan wanita yang tidak sedang menyusui.

3. Berhenti minum pil KB

Tips hamil anak kembar berikutnya adalah dengan berhenti minum pil KB. Saat berhenti mengonsumsi pil KB, tubuh wanita membutuhkan waktu untuk kembali pada ritme alaminya. Hal ini meningkatkan hormon kehamilan pada wanita. Akibatnya, peluang hamil anak kembar menjadi lebih besar.

4. Konsumsi zinc

Program hamil anak kembar dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan yang mengandung zinc. Khususnya pada pria, zinc dapat merangsang produksi sperma lebih banyak sehingga kemungkinan pembuahan lebih dari satu telur pun meningkat. Beberapa makanan yang mengandung zinc antara lain sayuran hijau, roti, biji-bijian, tiram, dan lainnya. Selain itu, konsumsi suplemen zinc juga disarankan bagi pasangan yang ingin melakukan program hamil anak kembar.

Makanan kaya zinc seperti sayuran berdaun hijau, tiram, roti, dan biji-bijian merangsang produksi sperma. Karena itu, meningkatkan kemungkinan pembuahan lebih dari satu telur.

5. Mengkonsumsi tanaman herbal

Untuk Anda yang ingin hamil anak kembar, Anda juga bisa mengonsumsi berbagai tanaman herbal tertentu, Ada beberapa jenis tanaman herbal yang dapat membantu meningkatkan kesuburan serta peluang hamil kembar, seperti minyak evening primrose, licorice, minyak biji rami, singkong Thailand, serta akar maca.

6. Mengatur jarak kehamilan

Agar bisa memperoleh anak kembar, Anda juga perlu mengatur jarak kehamilan. Berikan jeda atau jarak yang cukup karena jarak kehamilan yang terlalu dekat bisa menghambat kemungkinan untuk hamil anak kembar. Jadi jika Anda ingin anak kembar, pastikan Anda mengatur jarak kehamilan dengan tepat.

Baca juga: Begini Cara Meningkatkan Kualitas Sperma Agar Cepat Hamil

7. Posisi seks tertentu

Terakhir, program hamil anak kembar bisa dilakukan dengan melakukan hubungan seksual dengan posisi tertentu. Ternyata posisi juga cukup berpengaruh terhadap kemungkinan hamil anak kembar. Beberapa posisi seks yang meningkatkan peluang hamil kembar antara lain missionary, side by side, dan standing up.

Itulah beberapa faktor yang mempengaruhi kehamilan kembar serta beberapa tips program hamil yang bisa Anda lakukan. Memiliki anak kembar memang menjadi impian banyak pasangan, namun tidak masalah jika Anda belum berhasil mendapatkan keturunan kembar. Yang terpenting adalah kehamilan Anda sehat dan bayi lahir dengan selamat. Konsultasikan dengan tenaga medis selama masa kehamilan agar kehamilan Anda sehat dan lancar.