tekanan darah normal ibu hamil

Secara umum, tekanan darah normal ibu hamil dapat lebih tinggi dibanding orang normal. Hal tersebut menjadi wajar karena adanya peningkatan jumlah hormon kehamilan dan jumlah darah pada ibu hamil yang berpengaruh pada tekanan darah yang sedikit lebih tinggi. Kendati wajar, namun perlu diperhatikan jika tekanan darah ibu hamil mengalami peningkatan terlalu tinggi. Kondisi tersebut justru membahayakan ibu hamil.

Lepas dari hal yang dijelaskan di atas, tekanan darah pada ibu hamil dapat berubah-ubah sesuai kondisi dan usia kehamilan. Untuk mengetahui detail akan hal itu, simak penjelasan di bawah ini.

Tekanan Darah Normal Secara Umum

tekanan darah normal ibu hamil

Anda perlu mengetahui beberapa hal yang berkaitan dengan tekanan darah. Jika Anda melihat alat tensimeter, Anda akan menemukan dua angka yang merupakan sistolik (tekanan darah atas) dan diastolik (tekanan darah bawah). Tekanan darah atas (sistolik) merupakan tekanan paling tinggi saat jantung berdetak dan menekan darah ke seluruh tubuh. Sementara tekanan darah bawah (diastolik) merupakan tekanan paling rendah saat jantung berhenti di antara setiap detaknya.

Banyak orang yang berpikiran bahwa tekanan darahnya normal di angka 90/60 mmHg yang dianggap kurang, padahal angka tersebut memang masih tergolong normal.Tekanan darah normal orang sehat berkisar antara 90/60 mmHg hingga 120/80 mmHg. Angka 90 atau 120 merupakan sistolik. Sementara 60 atau 80 merupakan diastolik. Nah, ketika salah satu di antara sistolik atau diastolik lebih tinggi atau rendah dari angka normal, maka bisa jadi pertimbangan seseorang menderita hipertensi atau hipotensi.

Tekanan Darah Normal pada Ibu Hamil

Secara umum, tekanan ibu hamil paling rendah terjadi di tengah kehamilan dan perlahan naik kembali saat trimester ketiga. Berikut ini tekanan darah normal di tiap trimester kehamilan berdasarkan berbagai penelitian.

1. Tekanan Darah Trimester Pertama Ibu Hamil

tekanan darah normal ibu hamil

Berdasarkan penelitian yang terdapat di jurnal  American Journal of Hypertension, tekanan normal ibu hamil pada trimester pertama kurang lebih berada pada angka 118.73 mmHg. Angka tersebut diambil oleh peneliti dari rata-rata responden penelitian mereka.

Pada trimester pertama kehamilan ini, tekanan darah dapat lebih tinggi dari sebelumnya. Jadi, angka di atas bukan merupakan angka final penentu tekanan darah ibu hamil di trimester pertama. Ha itu disebabkan oleh tubuh ibu hamil memproduksi lebih banyak darah untuk menutrisi janin. Untuk mendukung hal itu, jantung berusaha lebih keras untuk memompa darah agar lebih banyak sehingga membuat tekanan darah sedikit lebih tinggi.

2. Tekanan Darah Normal Trimester Kedua Ibu Hamil

Tekanan darah ibu hamil di trimester kedua ini rata-rata berkisar di angka 117/73 mmHg. Tidak jauh berbeda dari trimester pertama. Pada trimester kedua atau di 24 minggu awal kehamilan, ibu hamil dapat mengalami beberapa gejala tekanan darah rendah seperti pusing, pingsan, sulit berkonsentrasi, pandangan kabur, kelelahan, dehidrasi, bernapas cepat, hingga kulit terasa dingin saat disentuh. Hal ini rata-rata terjadi pada ibu hamil, namun tekanan darah tersebut akan perlahan naik saat trimester ketiga.

3. Tekanan Darah Normal Trimester Ketiga Ibu Hamil

tekanan darah normal ibu hamil

Tekanan darah ibu hamil pada trimester ketiga ini biasanya meningkat mendekati referensi tekanan darah normal yakni berkisar di angka 121/80 mmHg.

Demikianlah angka tekanan darah normal ibu hamil yang bisa Anda jadikan referensi. Anda disarankan untuk mengecek tekanan darah secara rutin pada saat kehamilan. Hal itu bertujuan untuk mengecek kesehatan tubuh Anda dan janin sehingga kehamilan bisa menjadi lancar dan sehat.