cara mempercepat persalinan

Cara mempercepat persalinan yang aman salah satunya rutin berolahraga. Upaya mempercepat persalinan dapat dilakukan ketika kehamilan sudah melewati Hari Perkiraan Lahir (HPL), mempunyai penyakit tertentu yang membahayakan janin, plasenta tidak berfungsi, maupun ketuban pecah tetapi tidak ada tanda-tanda akan melahirkan. Upaya tersebut dapat dilakukan secara alami maupun medis. Berikut ulasan mengenai tips mempercepat persalinan yang aman dilakukan oleh ibu hamil.

Cara Alami Mempercepat Persalinan

1. Berolahraga

cara mempercepat persalinan

Rutin berolahraga tidak hanya baik untuk kesehatan ibu hamil, namun dapat mempermudah sekaligus mempercepat persalinan. Olahraga yang disarankan untuk ibu hamil antara lain yoga, kegel, jalan santai, senam hamil, pilates, dan lain-lain yang tidak ada gerakan lompatnya. Hal itu sudah dibuktikan oleh beberapa penelitian.

2. Berhubungan Intim

Berhubungan intim diyakini dapat mempercepat persalinan terutama saat usia kehamilan di atas 36 minggu. Kandungan prostaglandin yang terdapat pada spermalah yang menyebabkan kontraksi. Dengan begitu, dapat meminimalisir risiko terlambat bersalin.

Supaya lebih efektif, pastikan suami ejakulasi di dalam vagina. Sementara untuk posisi berhubungan intim pilihlah yang tidak berisiko terhadap kehamilan seperti doggy style, women on top, atau berdiri.

3. Merangsang Puting Payudara

Cara lain jika ibu hamil tidak dapat melakukan hubungan intim adalah dengan merangsang puting payudara. Lebih sederhana dilakukan dibanding berhubungan intim yaitu dengan menyentuh dan mengusap lembut puting payudara. Bisa ibu lakukan sendiri maupun bantuan suami karena beberapa wanita tidak terangsang apabila menyentuh sendiri.

Ketika merangsang puting payudara, tubuh ibu hamil akan memproduksi hormon oksitosin yang nantinya memicu kontraksi sehingga persalinan bisa lebih cepat. Rangsangan yang diberikan juga seyogyanya tidak terlalu berlebihan karena akan menimbulkan kontraksi lebih kuat yang justru membahayakan bayi saat dilahirkan.

4. Pijatan

cara mempercepat persalinan

Melakukan pijatan bisa menjadi alternatif bagi ibu hamil yang cemas karena usia kehamilan melewati HPL. Pijatan berguna untuk mengurangi rasa cemas sekaligus mempercepat persalinan. Beberapa titik akupresur yang diyakini untuk mempercepat persalinan adalah kaki, betis, tumit, panggul, dan telapak tangan.

Cara Medis Mempercepat Persalinan

1. Penggunaan Obat-Obatan

cara mempercepat persalinan

Obat perangsang persalinan adalah yang mengandung hormon oksitosin sebagai penguat kontraksi. Obat ini umumnya diberikan kepada ibu hamil dengan cara disuntikkan. Selain itu, ada juga obat yang mengandung hormon prostaglandin yang berfungsi untuk melebarkan leher rahim sehingga dapat memicu kontraksi. Obat ini biasa diberikan dengan cara dimasukkan langsung ke vagina.

2. Amniotomi

Amniotomi disebut juga dengan pemecahan kantong ketuban. Ketika usia kandungan melewati HPL selama berminggu-minggu, biasanya dokter melakukan tindakan ini. Tujuan tindakan ini adalah merangsang kontraksi asli jelang persalinan sehingga mempercepat persalinan.

3. Dilatasi Mekanik

Cara dokter atau bidan melakukan dilatasi mekanik adalah dengan memasukkan tabung tipis ke dalam vagina. Tabung yang berhasil dimasukkan akan diisi air guna mengembangkan balon yang berada di ujungnya sehingga serviks melebar dan memicu kontraksi.

Cara medis yang dilakukan dokter biasanya akan berefek dalam kurun waktu beberapa jam bahkan beberapa hari setelah dilakukan tindakan yang tersebut di atas. Jika semua upaya tidak dapat memicu kontraksi, maka dokter akan melakukan tindakan operasi caesar.

Hal yang perlu diingat bagi ibu hamil sebelum melakukan cara mempercepat persalinan yang telah disebutkan di atas adalah dengan berkonsultasi kepada dokter terlebih dahulu agar mendapat saran yang sesuai. Dengan begitu, ibu hamil bisa melakukan cara mempercepat persalinan dengan aman dan nyaman.