penyebab infertilitas

Pasangan suami istri wajib mengetahui apa saja yang menjadi penyebab infertilitas. Bahasa umum infertilitas adalah ketidaksuburan. Infertilitas adalah gangguan kesuburan yang bisa menyebabkan seseorang sulit hamil. Kondisi ini terbagi menjadi dua, yaitu infertilitas primer dan infertilitas sekunder. 

Infertilitas primer adalah kondisi ketidaksuburan saat seseorang belum hamil sama sekali. Sementara infertilitas sekunder adalah kondisi ketidaksuburan seseorang yang sudah pernah melahirkan atau pernah hamil namun mengalami keguguran.

Menurut WHO, seseorang dinyatakan mengalami ketidaksuburan jika ia berhubungan seksual selama satu tahun atau lebih tanpa proteksi namun pihak wanita tak kunjung hamil. Tentu faktor ketidaksuburan bisa datang dari pria maupun wanita. Wanita dianggap mengalami ketidaksuburan jika mencoba hamil selama 12 bulan namun tak kunjung hamil atau 6 bulan untuk wanita di atas 35 tahun. 

Sementara penyebab ketidaksuburan pada pria dikaitkan dengan kualitas dan kuantitas sperma yang dihasilkan. Kualitas sperma pria paling bagus berkisar 30–35 tahun, menurun saat usia 40 tahun, dan kualitas terburu pada usia 55 tahun. Untuk lebih jelasnya, simak uraian mengenai infertilitas pada pria dan wanita di bawah ini.

Penyebab Ketidaksuburan pada Wanita

Penyebab ketidaksuburan wanita dipengaruhi oleh faktor-faktor sebagai berikut.

1. Gangguan Lendir Serviks (Leher Rahim)

penyebab infertilitas

Lendir serviks yang tidak normal dapat menghambat terjadinya pembuahan. Hal itu disebabkan oleh sulitnya akses bertemu antara sperma dan sel telur.

2. Gangguan Ovulasi

Gangguan ovulasi merupakan yang paling umum terjadi pada wanita yang mengalami ketidaksuburan. Gangguan ovulasi terjadi disebabkan oleh gangguan hormon reproduksi seperti Gonadotropin Releasing Hormone (GnRH), kelebihan hormon prolaktin, maupun beberapa penyakit yang berhubungan dengan terhambatnya proses ovulasi seperti Polycystic Ovary Syndrome (PCOS).

3. Endometriosis

Kondisi ini terjadi ketika endometrium atau lapisan dalam dinding rahim tumbuh di luar rongga rahim. Meskipun penyebab infertilitas oleh endometriosis masih kontroversial, tetapi dari beberapa penelitian disampaikan bahwa pada endometriosis tampak perlengketan rongga panggul, peradangan rongga perut yang kronis, gangguan pematangan folikel di dalam ovarium, dan penurunan penempelan embrio ke dinding rahim (implantasi).

4. Kelainan Anatomi

penyebab infertilitas

Kelainan anatomi adalah kelainan yang terjadi pada organ reproduksi atau sekitarnya. Kelainan tersebut seperti gangguan pada cairan serviks, kelainan pada tuba fallopi, miom, dan lain-lain. Miom merupakan sel tumor jinak yang tumbuh di dalam atau sekitar rahim. Kondisi ini menjadi salah satu penyebab ketidaksuburan pada wanita dan keguguran pada wanita hamil.

Penyebab Kemandulan pada Pria

Berikut ini adalah penyebab kemandulan pada pria yang harus diketahui.

1. Infeksi Menular Seksual (IMS)

Contoh dari infeksi menular seksual adalah klamidia (chlamydia) dan gonore. Infeksi bakteri yang menyerang saluran penis (uretra) adalah penyebab pria terjangkit penyakit klamidia. Jika klamidia tidak segera diobati akan menyebabkan ketidaksuburan. Sementara gonore dalam bahasa Indonesia adalah kencing nanah yang disebabkan oleh infeksi neisseria gonorrhoeae.

2. Saluran Sperma Tersumbat

Penyebab infertilitas selanjutnya adalah bisa dari bawaan lahir, trauma fisik mengenai testis, prostat, serta uretra. Akibat dari saluran sperma yang tersumbat adalah sel sperma tidak dapat masuk ke cairan air mani (azoospermia) yang mengantarkannya bertemu sel telur. Akhirnya pasangan tidak kunjung hamil.

3. Gangguan Ejakulasi (Delayed Ejaculation)

Penyebab ketidaksuburan selanjutnya adalah gangguan ejakulasi. Pria dengan gangguan ini akan membutuhkan waktu lama untuk mencapai orgasme, bahkan tak jarang seseorang dalam kondisi ini tidak mengalami ejakulasi sama sekali. Tentu hal ini merupakan faktor sulitnya terjadi pembuahan yang berakibat pasangan tak kunjung hamil.

4. Cairan Mani 

Cairan mani yg normal bervolume 2 – 5 ml. Kelainan cairan mani dengan jumlah yg terlalu sedikit  pada sperma mengakibatkan sperma sulit berenang dan menembus sel telur. Dari hal tersebut tentu pembuahan tidak akan terjadi. Jika volume cairan mani banyak atau istilah awamnya encer, perlu ditelusuri kandungan sperma di dalamnya dengan melakukan pemeriksaan analisa sperma. Karena belum tentu yang disebut cairan mani encer, jumlah sperma nya sedikit. 

5. Impotensi

penyebab infertilitas

Impotensi adalah kondisi ketika seorang pria tidak mampu ereksi maupun mempertahankannya, sehingga menghambat aktivitas seksual saat berhubungan intim dengan pasangan.

6. Varikokel

Varikokel merupakan pembengkakan yang terjadi pada pembuluh vena di dalam skrotum atau kantung zakar. Gejala kondisi ini ditandai dengan penurunan kualitas dan kuantitas sperma yang menjadi penyebab ketidaksuburan pada pria. Selain itu kondisi ini juga mempengaruhi penyusutan testis sehingga membuat pengidapnya rentan mengalami ketidaksuburan.

Itulah penyebab infertilitas atau ketidaksuburan yang terjadi pada pria maupun wanita. Jika Anda tengah atau melihat tanda-tanda yang tersebut di atas, segera konsultasikan kepada dokter spesialis kandungan agar mendapat penanganan yang tepat. Lain lagi jika Anda telah dinyatakan mengalami ketidaksuburan, Anda bisa berkonsultasi ke klinik Morula IVF yang telah berdiri sejak tahun 1997 untuk menangani masalah kesuburan.