Semua Artikel

Ketahui Efek Samping Menstrual Cup yang Perlu Diwaspadai

Hamzah
01 Aug 2025
Share Facebook Twitter WhatsApp
Ketahui Efek Samping Menstrual Cup yang Perlu Diwaspadai

Menstrual cup semakin populer sebagai salah satu alternatif ramah lingkungan ketika sedang menstruasi. Alat ini dikenal praktis, hemat, dan lebih aman bagi lingkungan dibandingkan pembalut sekali pakai. Namun, sebelum memutuskan untuk beralih menggunakan menstrual cup, sebaiknya Moms memahami efek samping dalam penggunaannya dan bagaimana cara mengatasinya. Menstrual cup adalah alat berbentuk seperti cangkir kecil yang […]

Menstrual cup semakin populer sebagai salah satu alternatif ramah lingkungan ketika sedang menstruasi. Alat ini dikenal praktis, hemat, dan lebih aman bagi lingkungan dibandingkan pembalut sekali pakai. Namun, sebelum memutuskan untuk beralih menggunakan menstrual cup, sebaiknya Moms memahami efek samping dalam penggunaannya dan bagaimana cara mengatasinya.

Menstrual cup adalah alat berbentuk seperti cangkir kecil yang terbuat dari bahan silikon medis, karet, atau termoplastik elastomer. Alat ini dimasukkan ke dalam vagina untuk menampung darah menstruasi, bukan menyerapnya seperti pembalut atau tampon. Karena dapat digunakan kembali, menstrual cup menjadi pilihan yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan.

Baca juga: Waspadai Bahan Berbahaya pada Pembalut Wanita

Efek Samping Menstrual Cup

Efek Samping Menstrual Cup

Sumber gambar: iStock

Penggunaan menstrual cup sebagai alternatif pembalut atau tampon memang semakin populer karena manfaatnya yang ramah lingkungan dan ekonomis. Namun, seperti produk lainnya, menstrual cup juga memiliki potensi efek samping yang perlu diperhatikan, terutama jika tidak digunakan atau dirawat dengan benar.

1. Iritasi pada Vagina

Salah satu risiko utama adalah iritasi pada vagina, yang sering terjadi jika ukuran cup tidak sesuai atau jika Moms tidak menggunakan pelumas berbahan dasar air saat memasangnya. Iritasi ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada dinding vagina, terutama bagi pemula yang belum terbiasa dengan cara penggunaan menstrual cup. 

Untuk mengurangi risiko ini, sebaiknya memilih menstrual cup berbahan silikon medis yang lembut dan hypoallergenic serta memastikan ukurannya sesuai dengan kondisi tubuh.

2. Risiko Infeksi

Selain itu, risiko infeksi juga menjadi perhatian utama. Jika menstrual cup tidak dibersihkan dengan benar, ia dapat menjadi tempat berkembang biaknya bakteri, seperti yang menyebabkan bacterial vaginosis atau infeksi saluran kemih. 

Membersihkan cup dengan benar sangat penting untuk mencegah hal ini. Proses sterilisasi dengan merebus cup selama 5-10 menit sebelum dan setelah masa menstruasi, serta mencuci tangan dengan sabun sebelum menyentuh cup, dapat membantu meminimalkan risiko infeksi.

Baca juga: Infeksi Vagina: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

3. Ketidaknyamanan saat Menggunakan

Bagi pemula, kesulitan dalam penggunaan menstrual cup sering kali menjadi salah satu efek samping yang memicu rasa tidak nyaman. Kesulitan ini biasanya disebabkan oleh kurangnya pengalaman atau ketegangan pada otot panggul. 

Untuk mengatasi hal ini, Moms disarankan untuk melatih teknik pernapasan yang dapat membantu otot panggul rileks serta mencoba posisi yang nyaman, seperti jongkok, saat memasukkan atau mengeluarkan cup. Jangan khawatir jika perlu beberapa kali mencoba hingga merasa nyaman.

4. Reaksi Alergi

Ada juga kemungkinan reaksi alergi terhadap bahan tertentu, seperti lateks, meskipun kasus ini sangat jarang. Jika Moms memiliki riwayat alergi, lebih baik memilih menstrual cup yang terbuat dari silikon medis bebas lateks untuk mengurangi risiko alergi. Apabila ragu, konsultasikan dengan dokter sebelum memutuskan untuk menggunakan menstrual cup.

Baca juga: Mengatasi Vagina Gatal: Penyebab dan Solusinya

5. Sindrom Syok Toksik (TSS)

Yang paling serius, meskipun sangat jarang, adalah risiko Sindrom Syok Toksik (TSS). TSS disebabkan oleh bakteri Staphylococcus aureus yang dapat berkembang jika menstrual cup tidak digunakan atau dibersihkan dengan benar. Moms perlu memastikan untuk tidak menggunakan menstrual cup lebih dari 8-12 jam dan segera mengeluarkannya jika muncul gejala seperti demam tinggi, ruam, atau pusing. Jika gejala tersebut terjadi, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Tips Penggunaan Menstrual Cup yang Aman

Efek Samping Menstrual Cup

Sumber gambar: iStock

Agar Moms dapat merasakan manfaat menstrual cup tanpa khawatir efek samping, berikut beberapa tips yang dapat diikuti:

  • Pilih Ukuran yang Tepat: Sesuaikan ukuran cup dengan usia, jumlah aliran menstruasi, dan apakah Moms pernah melahirkan secara normal.
  • Sterilisasi Rutin: Selalu sterilkan cup sebelum dan setelah digunakan untuk mencegah pertumbuhan bakteri.
  • Perhatikan Kebersihan: Cuci tangan sebelum menyentuh cup dan gunakan sabun khusus untuk membersihkan cup.
  • Ikuti Petunjuk Penggunaan: Bacalah panduan penggunaan yang disertakan pada kemasan untuk memastikan Moms menggunakan cup dengan benar.
  • Ganti Secara Berkala: Jika menstrual cup sudah aus atau menunjukkan tanda-tanda kerusakan, segera ganti dengan yang baru.

Baca juga: Perlukah Membersihkan Vagina Setelah Berhubungan?

Menstrual cup bisa menjadi solusi yang praktis, ramah lingkungan, dan hemat biaya bagi Moms yang sedang menstruasi. Namun, dengan memahami potensi efek samping dan cara penggunaannya yang benar untuk menjaga kesehatan dan kenyamanan.

Untuk informasi lebih mendalam mengenai kesehatan sistem reproduksi, program kehamilan, atau solusi untuk masalah infertilitas, dokter-dokter di Morula IVF Indonesia siap membantu. Klinik fertilitas Morula IVF menawarkan konsultasi yang komprehensif dan profesional serta berbagai teknologi canggih seperti Inseminasi Buatan, Bayi Tabung, dan lainnya. Dengan pengalaman lebih dari dua dekade, Morula IVF memiliki tim spesialis kandungan yang berdedikasi untuk mendukung Anda dalam usaha memiliki anak yang sehat. Hubungi Morula IVF melalui website resmi atau secara langsung untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan konsultasi. 

Referensi:

Share Facebook Twitter WhatsApp

Artikel Terkait

Kesehatan Penyakit Harlequin Ichthyosis: Mengenal Kondisi Kulit Langka dan Tantangan yang Dihadapi Penderitanya

Penyakit Harlequin Ichthyosis: Mengenal Kondisi Kulit Langka dan Tantangan yang Dihadapi Penderitanya

Hamzah
12 Dec 2025

Penyakit Harlequin Ichthyosis adalah kondisi kulit genetik yang sangat langka dan serius, yang ditandai dengan penebalan kulit di seluruh tubuh yang membentuk lapisan keras dan bersisik. Bagi para orang tua…

Selengkapnya
Masa Kehamilan Oksitosin: Hormon Cinta dan Perannya dalam Tubuh

Oksitosin: Hormon Cinta dan Perannya dalam Tubuh

Hamzah
09 Dec 2025

Oksitosin sering disebut sebagai “hormon cinta” karena perannya dalam ikatan emosional dan interaksi sosial. Namun, hormon ini memiliki fungsi lebih dari sekadar memengaruhi perasaan. Oksitosin adalah hormon penting yang membantu…

Selengkapnya
Kesehatan Simak 5 Cara Melancarkan Haid Secara Lengkap di Sini

Simak 5 Cara Melancarkan Haid Secara Lengkap di Sini

Admin
07 Dec 2025

Permasalahan seputar haid yang tidak teratur selain membuat wanita merasa tidak nyaman, hal ini juga akan menimbulkan permasalahan baru bagi kesehatan seperti halnya tubuh pegal-pegal dan lain sebagainya. Hal tersebut…

Selengkapnya