Morula IVF

Ternyata Ini Penyebab Susah Hamil Setelah Kuret

December 9, 2022

Ternyata Ini Penyebab Susah Hamil Setelah Kuret

Kuret atau kuretase merupakan prosedur yang dilakukan untuk mengeluarkan jaringan janin dalam rahim. Hal ini dapat dilakukan apabila ibu hamil mengalami pendarahan hebat atau membersihkan rahim setelah keguguran atau aborsi. Untuk Anda yang pernah mengalami kuretase ini, mungkin Anda bertanya-tanya mengapa tidak kunjung hamil. Berikut merupakan ulasan mengenai penyebab susah hamil setelah kuret. Yuk simak!

Penyebab Susah Hamil Setelah Keguguran

Mengalami kondisi yang mengharuskan untuk menjalani prosedur kuret memang bisa menimbulkan rasa trauma. Namun, upaya perlu dilakukan untuk mendapatkan buah hati lagi. Lantas, apa saja penyebab yang menyebabkan susah hamil setelah keguguran?

1. Rasa Trauma

Kehilangan atas janin yang dikandung bisa menyebabkan wanita mengalami rasa trauma yang berat. Jika tidak ditangani dengan serius, akan menyebabkan PTSD atau post-traumatic stress disorder. 

Melansir Web MD, PTSD merupakan kondisi kejiwaan yang dapat berkembang setelah pengalaman yang mengejutkan, menakutkan dan berbahaya. Oleh sebab itu, wanita yang pernah mengalami keguguran perlu mendapatkan dukungan dari pasangan dan juga keluarga besar. 

2. Pola Hidup Tidak Sehat

Jika Anda merasa bahwa Anda tidak juga kunjung hamil setelah prosedur kuret, bisa jadi Anda selama ini menjalani pola hidup yang tidak sehat. Untuk bisa hamil, Anda perlu konsumsi makanan yang kaya nutrisi dan melakukan olahraga yang rutin. Selain Anda terhambat untuk mendapatkan momongan, menjalani pola hidup tidak sehat bisa berujung pada penyakit serius seperti diabetes dan hipertensi. 

Berikut merupakan makanan yang perlu Anda konsumsi agar dapat hamil, yaitu sebagai berikut:

  • Pilih konsumsi karbohidrat kompleks seperti roti gandum, dan kacang-kacangan
  • Perbanyak konsumsi sayur dan buah
  • Tingkatkan protein (telur ayam, ikan, daging sapi tanpa lemak)
  • Tingkatkan asupan asam folat, yang dapat bermanfaat untuk mencegah anemia

3. Penyakit Radang Panggul 

Penyebab sulit hamil setelah kuret yang selanjutnya adalah apabila Anda menderita penyakit radang panggul. Kondisi ini merupakan infeksi yang menyerang organ reproduksi wanita. Melansir Mayo Clinic, radang panggul sering terjadi saat bakteri menular seksual menyebar dari mulai vagina ke rahim, saluran tuba atau ovarium. Oleh sebab itu, wanita yang mengalami penyakit ini susah untuk bisa hamil. 

Waspadai jika Anda mengalami  gejala seperti di bawah ini:

  • Rasa sakit saat berhubungan seksual
  • Buang air kecil yang sering dan sakit
  • Pendarahan tidak normal dari vagina, khususnya saat atau setelah berhubungan seks. 

4. Efek Samping Akibat Kuretase

Setelah Anda menjalani prosedur kuretase, Anda mungkin dapat merasakan efek samping seperti pendarahan vagina ringan selama beberapa hari. Namun, pendarahan setelah kuretase masih dianggap normal. Karena kuretase dapat menyebabkan hilangnya lapisan rahim, Anda perlu menunggu sampai periode menstruasi berikutnya untuk membangun lapisan tersebut kembali. 

5. Suami Mengalami Stress

Selain Anda yang bisa merasakan trauma akibat dari kehilangan janin, pasangan Anda yang mengalami stress juga bisa membuat kehamilan terhambat lho. Komunikasikan dengan baik dengan pasangan Anda mengenai cara menghilangkan stress akibat kehilangan buah hati. Bisa dengan honeymoon bersama, atau lakukan olahraga ringan seperti yoga untuk meredakan stress. 

Tips Cara Cepat Hamil Setelah Keguguran

Agar Anda bisa cepat mendapatkan momongan setelah keguguran, berikut adalah tipsnya untuk Anda. Yuk simak!

  • Konsultasi dengan dokter secara rutin
  • Jalani pola hidup yang sehat, konsumsi vitamin
  • Lakukan olahraga 3 kali seminggu 
  • Jaga berat badan agar tetap ideal
  • Kurangi stress dan hindari konsumsi alkohol

Nah, itulah ulasan mengenai penyebab susah hamil setelah kuret. Jalani pola hidup yang sehat dan rutin melakukan hubungan seksual dengan pasangan agar Anda dipercayakan lagi memiliki buah hati. Semoga bermanfaat ya!

Tetap terhubung dan terinformasi di sini.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut hubungi 150-IVF atau 150-483, Senin – Sabtu pukul 07.00 – 20.00 WIB

Buat Janji

Newsletter

Dapatkan informasi dan tips terbaru dari Morula IVF mengenai program kehamilan dan bayi tabung