inseminasi buatan adalah

Inseminasi buatan adalah terapi kehamilan yang wajib diketahui. Bagi Anda yang sedang menanti kehadiran si buah hati, akan sangat baik jika melakukan beberapa terapi program hamil. Melalui terapi tersebut, sel sperma dan sel telur yang sulit untuk melakukan pembuahan secara alami akan digabungkan menggunakan teknologi kedokteran. Salah satu terapi yang lumayan berhasil untuk kehamilan yakni inseminasi buatan. Penasaran dengan apa itu inseminasi buatan? Simak ulasan lengkapnya di sini

Apa Itu Inseminasi Buatan?

inseminasi buatan adalah

Inseminasi buatan sudah sangat populer sebagai terapi program hamil yang berhasil. Terapi ini dilakukan karena jumlah sel sperma sangat sedikit dan pergerakannya cenderung kurang baik. Cara melakukan terapi inseminasi buatan adalah dengan memasukkan sel sperma kedalam rahim dengan pengawasan dan perawatan khusus dari dokter.

Inseminasi buatan tersebut berdasarkan asal sperma yang digunakan yakni terdiri dari inseminasi buatan oleh suami dan inseminasi oleh donor. Jika dari suami, berarti hal tersebut memang halal dan tidak menimbulkan perzinahan. Akan tetapi, untuk inseminasi buatan dari donor, hukumnya dianggap haram karena dianggap sebagai perzinahan. Di Indonesia, hal ini belum diperbolehkan. Selanjutnya, inseminasi berdasarkan reproduksi perempuan yang diinjeksi meliputi sebagai berikut:

  • Inseminasi intratubal yang dilakukan di tuba fallopi.
  • Inseminasi intrafollicular yang dilakukan di folikel ovarium.
  • Inseminasi intravaginal yang dilakukan di dalam vagina sebagaimana saat berhubungan intim.
  • Inseminasi intrauterin yang dilakukan di uterus atau rongga rahim.
  • Inseminasi in cervical yang dilakukan di dalam serviks.

Tahapan Inseminasi Buatan

inseminasi buatan adalah

Inseminasi buatan tidak dilakukan hanya dengan memasukkan sperma ke dalam rahim wanita saja. Akan tetapi, hal tersebut melalui berbagai macam tahapan. Simak beberapa tahapannya sebagai berikut:

  • Memberikan hormon gonadotropin untuk melakukan rangsangan pada ovarium wanita.
  • Setelah ovarium dirangsang, selanjutnya dilakukan pemantauan folikel secara berkala.
  • Melakukan induksi ovulasi dengan suntikan HCG.
  • Menyiapkan sperma suami yang akan disimpan di dalam wadah khusus agar tidak rusak.
  • Melakukan pencucian sperma dengan perlakuan khusus agar uterus wanita tidak kontraksi dan peluang pembuahan ovum juga akan meningkat.
  • Melakukan inseminasi sperma atau memasukkan sperma ketika wanita sedang mengalami ovulasi.
  • Memberikan suntikan hormon progesteron melalui vagina dalam rangka meningkatkan implantasi embrio.

Tingkat Keberhasilan Inseminasi Buatan

Menurut penelitian, tingkat keberhasilan kehamilan menggunakan terapi inseminasi buatan sebesar 37,9 persen. Hal tersebut persentasenya sudah lumayan besar dan banyak wanita yang berhasil hamil dengan inseminasi tersebut. Namun, hal ini tidak sama antara satu wanita dengan yang lainnya karena dipengaruhi oleh beberapa faktor. Berbagai faktor yang mempengaruhi inseminasi buatan adalah:

  • Penggunaan obat kesuburan.
  • Usia seorang wanita yang melakukan program hamil dengan inseminasi buatan.
  • Jenis masalah kesuburan yang dimiliki.
  • Kualitas sperma yang dimasukkan.

Risiko Melakukan Inseminasi Buatan

inseminasi buatan adalah

Disadari atau tidak, inseminasi buatan akan menimbulkan berbagai macam risiko bagi wanita yang mengalaminya. Pada setiap wanita, risiko tersebut tidak selalu terjadi karena mereka mempunyai keadaan kesehatan dan masalah kesuburan yang berbeda-beda. Berikut ini adalah risiko yang sering terjadi pada wanita setelah mengalami inseminasi buatan yakni:

  • Kehamilan ektopik atau kehamilan yang berada di luar rahim.
  • Keguguran pada kandungan.
  • Kehamilan kembar yang memiliki banyak.
  • Wanita sangat rentan mengalami infeksi pada bagian yang diinseminasi.
  • Mengalami syndrome pada ovarium.

Inseminasi buatan adalah terapi kehamilan yang memberikan dampak positif. Di samping itu, agar terapi program hamil tersebut berhasil, imbangilah dengan menerapkan pola hidup sehat dan mengonsumsi makanan bergizi yang dapat meningkatkan kesuburan.