Manfaat madu untuk ibu hamil

Salah satu makanan yang akan sangat dianjurkan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil adalah madu. Manfaat madu untuk ibu hamil memang sangat banyak dan baik bagi kesehatan. Sebab, madu memang mengandung banyak sekali nutrisi yang baik untuk ibu dan sang janin. Inilah ulasan lengkap tentang berbagai manfaat tersebut. 

5 Manfaat Madu untuk Ibu Hamil

manfaat madu untuk ibu hamil

Madu mengandung nutrisi dan zat yang bermanfaat untuk kesehatan antara lain vitamin, mineral, asam amino, zat besi, antioksidan, dan zinc. Lalu apa sajakah manfaat madu untuk ibu hamil? Berikut ini di antaranya:

1. Meredakan Batuk dan Sakit Tenggorokan

Ketika sakit, ibu hamil harus sangat berhati-hati saat mengkonsumsi obat. Sebab, ada beberapa obat yang bisa berdampak buruk untuk kesehatan. Solusinya, adalah bisa menggunakan madu. Contohnya saat ibu hamil mengalami batuk dan sakit tenggorokan, maka madu bisa menjadi obat alternatif yang baik. 

Madu berperan sebagai anti peradangan dan antibakteri. Oleh karena itulah, mengonsumsi dapat meredakan batuk dan sakit tenggorokan. Untuk mengkonsumsinya, bisa dengan mencampurkan tumbukan bawang putih, jahe, atau jeruk nipis ke dalam madu.

2. Mengurangi Keluhan Mual (Morning Sickness)

Permasalahan ibu hamil pada umumnya adalah sering mengalami mual atau muntah. Untuk mengurangi hal ini, ibu hamil bisa mengkonsumsi madu dengan air jeruk nipis atau cuka apel. Dengan begitu, rasa mual bisa diatasi dengan alami. 

3. Menjaga Kesehatan Ibu Hamil dan Janin

Madu kaya akan antioksidan yang bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan tubuh ibu hamil dan janin. Kesehatan ibu hamil dan janin adalah hal yang harus dijaga secara ekstra agar tidak menyebabkan permasalahan lainnya. Untuk itu rutinlah mengkonsumsi madu. 

4. Penambah Energi

Pada saat ibu hamil memasuki trimester ketiga, biasanya ibu hamil akan mudah merasa lelah. Untuk menambah energi, ibu hamil bisa mengkonsumsi madu karena madu mengandung kalori yang cukup dan dapat meningkatkan metabolisme tubuh.

5. Mengurangi Perut Begah

Perut ibu hamil akan semakin besar seiring bertambahnya usia kandungan. Semakin membesarnya perut akan membuat tekanan pada usus dan lambung, sehingga ibu hamil sering mengalami begah. Untuk mengurangi rasa begah, ibu hamil bisa mengkonsumsi madu dengan dicampur air atau susu hangat.

Jenis Madu yang Baik untuk Ibu Hamil

Di Indonesia ada banyak jenis madu yang dijual di pasaran. Jenis madu yang ada biasanya dinamai sesuai dengan daerah asalnya, seperti madu lampung, madu sumbawa, madu sumba, dan lain sebagainya.

Sebenarnya tidak ada jenis madu seperti apa secara spesifik yang baik untuk ibu hamil, karena madu pada dasarnya aman untuk dikonsumsi. Namun, berikut ini beberapa jenis madu yang bisa menjadi pilihan untuk ibu hamil:

1. Madu Rambutan

Rasa pada setiap jenis madu tergantung pada tanaman apa yang dihisap oleh lebah. Maka dari itu jenis madu rambutan bercita rasa mirip buah rambutan. Dalam proses pembuatannya, jenis madu ini dihasilkan oleh lebah yang diternakkan di sekitar perkebunan rambutan. Cita rasanya tidak semanis madu hutan pada umumnya.

2. Madu Manuka

Jika madu rambutan dihasilkan oleh lebah yang diternakkan di sekitar perkebunan rambutan, maka madu manuka terbuat dari semak-semak pohon manuka di Selandia Baru.  Jenis madu yang satu ini cenderung lebih mahal karena harus impor dari Selandia Baru.

3. Madu Sumbawa

Jenis madu yang satu ini bertekstur lebih pekat dengan kadar air yang rendah dibandingkan jenis madu lain. Kondisi alam Sumbawa yang sangat kering dan cenderung panas mempengaruhi hasil madu yang dihasilkan dari daerah ini. 

Hal yang Perlu Diperhatikan Soal Konsumsi Madu 

manfaat madu untuk ibu hamil

Meskipun madu mengandung banyak nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh, namun madu juga mengandung bakteri yaitu bakteri Clostridium botulinum yang bisa menyebabkan penyakit botulisme. Jenis bakteri yang satu ini dapat membahayakan bayi di bawah satu tahun karena  sistem pencernaannya masih belum bisa memisahkan racun dan bakteri di dalam tubuh. 

Oleh karena itu, jika bayi usia 3 minggu 12 bulan mengkonsumsi  madu maka rentan terkena penyakit botulisme. Namun, bakteri Clostridium botulinum hanya berpengaruh pada bayi di bawah satu tahun saja, sedangkan untuk ibu hamil tidak berpengaruh. 

Hal ini berdasarkan sebuah jurnal yang berjudul Food-borne Illnesses During Pregnancy, disebutkan bahwa berat bakteri ini sangat kecil sehingga tidak mungkin masuk ke dalam plasenta untuk dialirkan janin. Sehingga, ibu hamil tetap aman mengkonsumsi madu. 

Demikianlah pembahasan mengenai manfaat madu untuk ibu hamil melalui berbagai macam kandungan nutrisi yang baik bagi ibu hamil. Meskipun madu memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh, namun perlu diperhatikan dalam mengkonsumsinya dengan takaran yang tepat, yakni 3-5 sendok makan atau 180-200 kalori dalam sehari untuk ibu yang sedang mengandung.

Selain itu waspadai reaksi alergi seperti bersin-bersin, mata berair, ruam kemerahan pada kulit, pembengkakan, dan gatal-gatal. Jika ibu hamil mengalami hal di atas setelah minum madu, segera lakukan konsultasi dengan dokter. Satu hal yang tak kalah penting adalah hindari tambahan gula pada madu yang akan dikonsumsi. Dengan begitu, manfaat madu untuk ibu hamil bisa tetap optimal.