Bayi tabung, atau IVF (In Vitro Fertilization), adalah teknik bantu reproduksi untuk pasangan yang kesulitan hamil, di mana pembuahan dilakukan di luar tubuh. Prosedur ini melibatkan lima tahap utama yang memakan waktu sekitar 4-6 minggu. Tahap 1: Induksi Ovulasi Dokter merangsang ovarium dengan hormon seperti FSH, LH, dan hCG selama 1-2 minggu untuk memproduksi multiple […]
Bayi tabung, atau IVF (In Vitro Fertilization), adalah teknik bantu reproduksi untuk pasangan yang kesulitan hamil, di mana pembuahan dilakukan di luar tubuh. Prosedur ini melibatkan lima tahap utama yang memakan waktu sekitar 4-6 minggu.
Tahap 1: Induksi Ovulasi
Dokter merangsang ovarium dengan hormon seperti FSH, LH, dan hCG selama 1-2 minggu untuk memproduksi multiple sel telur matang. Pemantauan dilakukan via USG dan tes darah agar ovulasi tepat waktu.
Tahap 2: Pengambilan Sel Telur
Sel telur diambil melalui jarum kecil berpanduan USG transvaginal (aspirasi folikular), biasanya 36 jam setelah suntikan pemicu ovulasi. Proses ini berlangsung 20-30 menit dengan sedasi ringan, dan telur matang disimpan di inkubator
Tahap 3: Pengambilan dan Pembuahan Sperma
Sperma diambil dari pria via masturbasi atau prosedur operasi kecil jika perlu. Di lab, sperma dibuahi dengan telur via teknik konvensional atau ICSI (suntik sperma langsung ke telur), menghasilkan embrio.
Tahap 4: Kultur Embrio
Embrio dikembangbiakkan di inkubator selama 3-5 hari hingga mencapai stadium blastosis. Dokter memeriksa kualitas dan melakukan tes genetik jika diperlukan sebelum pemilihan embrio terbaik.
Tahap 5: Transfer Embrio
Satu atau dua embrio ditransfer ke rahim via kateter tipis tanpa anestesi, sekitar 3-5 hari pasca-pengambilan telur. Kehamilan dikonfirmasi dua minggu kemudian via tes darah; embrio sisa bisa dibekukan.
Estimasi Biaya Bayi Tabung
| Komponen Prosedur | Estimasi Biaya (IDR) | Keterangan |
| Konsultasi & Skrining Awal | Rp2.000.000 – Rp5.000.000 | Suami & Istri |
| Stimulasi & Obat Hormon | Rp25.000.000 – Rp45.000.000 | Tergantung dosis |
| Oocyte Pick-Up (OPU) | Rp15.000.000 – Rp25.000.000 | Pengambilan sel telur |
| Laboratorium (ICSI/IMSI) | Rp10.000.000 – Rp20.000.000 | Pembuahan di lab |
| Embryo Transfer (ET) | Rp8.000.000 – Rp12.000.000 | Penanaman embrio |
“Keberhasilan program IVF tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga persiapan nutrisi dan mental pasangan sejak 3 bulan sebelum memulai siklus.”
Baca Juga: