Mungkin Moms pernah bertanya-tanya, apakah aman berenang saat sedang haid? Pertanyaan ini cukup umum, terutama bagi perempuan yang aktif dan tidak ingin aktivitasnya terganggu oleh siklus bulanan. Yuk Moms simak selengkapnya karena kita akan membahas fakta-fakta mengenai berenang saat haid, sekaligus membantah beberapa mitos yang selama ini beredar. Selain itu, kita juga akan memberikan beberapa […]
Mungkin Moms pernah bertanya-tanya, apakah aman berenang saat sedang haid? Pertanyaan ini cukup umum, terutama bagi perempuan yang aktif dan tidak ingin aktivitasnya terganggu oleh siklus bulanan. Yuk Moms simak selengkapnya karena kita akan membahas fakta-fakta mengenai berenang saat haid, sekaligus membantah beberapa mitos yang selama ini beredar. Selain itu, kita juga akan memberikan beberapa tips praktis agar Moms merasa nyaman saat berenang di hari-hari menstruasi.
Apakah Darah Haid Berhenti Saat Berenang?
Salah satu mitos paling umum adalah bahwa darah haid akan berhenti saat kita berada di air. Faktanya, darah haid tidak benar-benar berhenti, tetapi tekanan dari air dapat memperlambat alirannya sementara. Jadi, Moms tidak perlu khawatir tentang darah yang bocor saat berenang, terutama jika menggunakan produk menstruasi seperti tampon atau menstrual cup.
Namun, penting untuk diingat bahwa efek ini hanya bersifat sementara. Begitu Moms keluar dari air, aliran darah akan kembali normal. Karena itu, menggunakan perlindungan yang sesuai tetap menjadi kunci agar aktivitas berenang berjalan lancar.
Baca juga: 14 Penyebab Mens Tidak Teratur yang Perlu Anda Ketahui

Sumber gambar: Freepik
Apakah Aman untuk Berenang Saat Haid?
Jawabannya adalah aman! Tidak ada alasan medis yang melarang perempuan untuk berenang saat haid. Berenang saat haid tidak menyebabkan infeksi atau memperburuk kondisi tubuh. Bahkan, berenang bisa menjadi aktivitas yang membantu mengurangi gejala PMS seperti kram atau rasa tidak nyaman di perut.
Selain itu, berenang juga bisa meningkatkan sirkulasi darah dan membantu Moms merasa lebih segar. Olahraga ringan ini memberikan manfaat fisik dan mental, sehingga Moms tetap aktif meskipun sedang dalam siklus bulanan.
Namun, penting untuk memastikan kebersihan pribadi, terutama setelah berenang. Bilas tubuh dengan bersih menggunakan air hangat dan sabun, serta ganti produk menstruasi jika diperlukan. Langkah ini membantu mencegah risiko iritasi atau infeksi.
Baca juga: Efek Berhubungan Saat Haid, Apa Saja Risikonya?
Pilihan Produk Menstruasi yang Cocok Saat Berenang
Ketika memutuskan untuk berenang saat haid, Moms perlu mempertimbangkan produk menstruasi yang akan digunakan. Berikut adalah beberapa opsi yang bisa dipilih:
- Tampon Tampon adalah pilihan yang populer karena mudah digunakan dan dirancang untuk menyerap darah haid dari dalam tubuh. Produk ini sangat nyaman untuk aktivitas berenang. Pastikan untuk menggantinya sebelum dan setelah berenang untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan.
- Menstrual Cup Menstrual cup adalah alternatif ramah lingkungan yang juga aman digunakan saat berenang. Produk ini mampu menampung darah hingga 12 jam, tergantung pada volume darah haid Moms. Selain itu, menstrual cup cenderung lebih hemat dan menghasilkan lebih sedikit limbah dibandingkan tampon.
- Pantyliner atau Pembalut Pembalut biasa mungkin tidak cocok untuk digunakan saat berenang karena tidak tahan air. Jika Moms tidak nyaman menggunakan tampon atau menstrual cup, mungkin lebih baik menghindari aktivitas berenang sementara waktu atau memilih lokasi berenang yang lebih privat.

Sumber gambar: Freepik
Apakah Berenang Bisa Mengurangi Nyeri Haid?
Menariknya, berenang dapat membantu meredakan nyeri haid, loh! Aktivitas fisik seperti berenang melepaskan endorfin, yaitu hormon yang dapat mengurangi rasa sakit dan memperbaiki suasana hati. Selain itu, air dingin bisa memberikan efek relaksasi pada otot-otot tubuh yang tegang, termasuk otot di area perut.
Manfaat ini juga berlaku untuk jenis olahraga air lainnya, seperti aqua aerobik atau snorkeling. Jadi, jika Moms merasa nyeri haid mengganggu, mencoba berenang mungkin bisa menjadi solusi yang bermanfaat.
Baca juga: Atasi Nyeri Haid dengan 8 Langkah Praktis
Cara Aman dan Nyaman Berenang Saat Haid
Berikut beberapa tips agar Moms merasa nyaman saat berenang di hari-hari menstruasi:
- Gunakan pakaian renang berwarna gelap. Ini membantu Moms merasa lebih percaya diri dan menyamarkan potensi noda.
- Bersihkan tubuh sebelum dan setelah berenang. Kebersihan sangat penting untuk mencegah iritasi atau infeksi.
- Periksa produk menstruasi sebelum masuk ke air. Pastikan tampon atau menstrual cup terpasang dengan benar untuk mencegah kebocoran.
- Hindari berenang terlalu lama. Jika merasa tidak nyaman, sebaiknya segera berhenti dan ganti produk menstruasi.
- Pilih lokasi berenang yang bersih. Baik itu kolam renang maupun laut, pastikan airnya aman untuk berenang agar kesehatan kulit tetap terjaga.
Baca juga: Inilah 5 Jamu Pelancar Haid yang Mudah Anda Dapatkan

Sumber gambar: Freepik
Mitos-Mitos Seputar Berenang Saat Haid
Ada banyak mitos yang masih berkembang terkait berenang saat haid. Berikut beberapa di antaranya:
- Berenang Saat Haid Membahayakan Kesehatan Faktanya, berenang saat haid sama sekali tidak berbahaya jika Moms menggunakan produk menstruasi yang tepat dan menjaga kebersihan diri.
- Haid Bisa Menarik Hiu di Laut Ini adalah mitos yang tidak berdasar. Darah haid tidak cukup menarik perhatian hiu. Bahkan, ada penelitian yang menunjukkan bahwa risiko serangan hiu tidak meningkat karena menstruasi.
- Air Kolam Renang Bisa Masuk ke Rahim Secara anatomi, ini tidak mungkin terjadi. Rahim memiliki leher rahim (serviks) yang tertutup rapat, sehingga air kolam renang tidak akan masuk ke dalam tubuh Moms.
- Berenang Bisa Menghentikan Siklus Haid Ini adalah anggapan yang keliru. Aktivitas berenang tidak mempengaruhi siklus haid secara signifikan. Siklus menstruasi tetap berjalan sesuai dengan pola biologis tubuh Moms.
Baca juga: Memahami Warna Darah Haid: Apa Artinya dan Apa yang Perlu Diketahui
Jadi, apakah orang haid boleh berenang? Tentu saja boleh, Moms! Selama Moms menggunakan produk menstruasi yang tepat dan menjaga kebersihan, berenang bisa menjadi aktivitas yang aman dan bahkan bermanfaat saat menstruasi. Jangan biarkan mitos-mitos yang tidak benar membatasi aktivitas Moms. Tetap aktif dan percaya diri, ya!
Apabila Moms membutuhkan informasi mendalam mengenai kesehatan reproduksi, program kehamilan, atau masalah infertilitas, Morula IVF Indonesia adalah pilihan yang tepat. Klinik fertilitas Morula IVF menyediakan layanan konsultasi yang lengkap dan berpengalaman. Dengan pengalaman lebih dari 26 tahun, tim ahli kandungan di Morula IVF berkomitmen untuk membantu pasangan mencapai impian mereka memiliki anak yang sehat. Untuk detail lebih lanjut, kunjungi situs web Morula IVF atau hubungi kami secara langsung untuk pertanyaan dan konsultasi.
Referensi:
- Healthline. “Does Your Period Stop in Water?”. (Diakses 3 Januari 2025).
- Penn Medicine. “Swimming and Your Period: 5 Myths Debunked”. (Diakses 3 Januari 2025).
- WebMD. “What to Know About Swimming During Your Period”. (Diakses 3 Januari 2025).
- Verywell Health. “Can I Go Swimming During My Period?”. (Diakses 3 Januari 2025).